Pertandingan Sepak Bola Antar RT Sedusun lengkong
cikatomas
Sepak bola
indonesia yang saat ini sangat identik dengan kekerasan dan tawuran, kini
berubah menjadi ajang mempererat tali silaturrahmi dan menjunjung tinggi
sportifitas, hal ini terlihat dari Kegiatan Pertandingan sepak bola yang
diadakan di dusun pagutan oleh Mahasiswa KKN Universitas siliwangi Periode I
Tahun 2012 bekerjasama dengan remaja dusun lengkong.
Pertandingan
sepak bola yang dimulai pada tanggal 27 Februari sampai dengan 5 Maret 2012
ini, diikuti oleh utusan dari keenam RT yang ada di dusun lengkong, mulai dari
RT I sampai dengan RT VI, dan juga dari siswa MA dan SMA yang ada di dusun
lengkong, sehingga peserta pertandingan sebanyak 8 team dengan anggota dalam
tiap team sebanyak 10 orang.
yang menarik
dari pertandingan sepak bola antar RT ini adalah peserta yang bervariasi, mulai
dari usia SMP sampai dengan usia kakek-kakek, hal ini tentu saja membuat para
penonton menjadi antusias dan sangat terhibur dengan aksi-aksi kocak para
pemain dadakan tersebut.
Meskipun
peserta lomba sepak bola ini hanya setingkat RT, namun dalam pelaksanaanya
terjadi kompetisi yang sangat sengit antara team-team yang bertanding, dan
tentu saja para penonton sangat bersemangat dalam menyaksikan lomba tersebut.
Pertandingan
sepak bola antar RT ini berlangsung di lapangan SDN lengkong yang merupakan
satu-satunya lapangan yang dapat digunakan oleh warga pagutan untuk
berolahraga, karena di desa pagutan sampai saat ini belum ada satupun lapangan
yang dapat dimanfaatkan secara umum oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan
olahraga khususnya sepak bola.
Pertandingan
ini merupakan ajang hiburan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi
antar pemuda dan seluruh elemen masyarakat baik dari tingkat RT sampai tingkat
kadus, meskipun dalam pelaksanaannya masih ada gejolak-gejolak yang timbul,
namun dapat dengan mudah diredam berkat kekompakan para pemuda di dusun
lengkong.
Berkat
adanya kegiatan semacam ini, warga masyarakat pagutan dapat belajar tentang
pentingnya sportifitas dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat serta dapat
memperkokoh persatuan pemuda dalam menghadapi gejolak-gejolak sosial yang ada.





